Hari ini langit menangis seketika
walaupun tidak lama
basah juga sarung kaki
membelah samudera sang rintik-rintik.
Di jamiah, kakak beritahu
anak kecilnya juga
menangis sakan melepaskan
opah pulang ke kampung sendirian.
Awan mendung dan langit
seolah-olah merajuk.
Apalah nasib sang makhluk
yang Esa di sana.
Wahai pencipta.
Kiranya mereka tidak selamat di dunia
Jagalah mereka di sana.
Mudahkanlah jejak pencaarian mereka.
Juga pengadilan mahkamah dunia,
untung masih ada perhitungan
Yang Maha Esa.
Ketabahan yang begitu mahal harganya
Apakah kalian bangga memiliki dunia
dengan cara menyiksa jiwa manusia?
![]() |
| Moga moga Allah mendengar doa kita |
![]() |
| practise berpuasa sebelum ramadhan is coming ! |


No comments:
Post a Comment