Assalamualaikum people!
Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk menginsafi bahawa
tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu
Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwwah ini
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
dan melukis pelangi
namun tak sedar, hakikatnya kita saling meniadai
di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyedari
mungkin kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
bahkan saling nasihat pun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai, tapi masing-masing habis di makan api
kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati
pada amal shalih yang menjulang bercabang-cabang
pada akhlak yang manis, lembut, dan wangi
hingga ukhuwwah kita
menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya.
Dalam Dekapan Ukhuwwah by Salim A. Fillah.
![]() |
| "bila la ummu cu nak balik ni, hari hari Ashraf tunggu, hmm.." |
Sekian.

No comments:
Post a Comment