Tuesday, 17 November 2015

Menanti Tulisanmu

Assalamualaikum people ! 

Aku selalu menanti tulisanmu kerana dari mana lagi aku bisa tahu tentang apa yang sedang kamu pikirkan bila tidak dari sana. Kita tidak pernah bercakap-cakap tentang sesuatu yang dalam, hanya sebuah sapaan. Aku selalu menunggu tulisanmu kerana dari mana lagi aku bisa tahu tentang jalan fikiranmu, tentang masalah yang sedang kamu hadapi, atau tentang perasaan yang sedang kamu rasakan. Meski tulisan itu tidak sepenuhnya mewakili perasaan, setidaknya aku tahu perasaanmu masih hidup untuk nantinya aku cintai. Itu pun bila kamu mengizinkan.



Aku selalu membaca tulisanmu, dari halaman satu hingga halaman yang aku yakin akan terus bertambah kerana dari mana lagi aku bisa mengenalmu dengan leluasa bila tidak dari sana. Aku bahkan tidak kuasa menyebut namamu di hadapan teman-teman. Aku harus menunggu sepi atau malam hari untuk bisa leluasa memandang layar dan membaca berulang-ulang setiap kata yang lahir dari fikiran dan hatimu.

Aku menyukai cara jatuh cinta seperti ini, kamu tidak tahu dan aku pun tidak harus repot-repot bertanya ke sana ke mari tentangmu hari ini. Teruslah menulis kerana suatu hari salah satu tulisanmu akan kuwujudkan. Tentang resahmu menunggu seseorang yang tak kamu tahu siapa, tapi kamu percaya pasti datang.

Aku pasti datang.





Sekian.


No comments:

Post a Comment