Thursday, 27 December 2012

Surat Buat Mantan Pacar!



       


Bismillahirrahmanirrahim. 
Teringat saat aku putuskan hubungan terlarang kita. Saat itu, aku ingin belajar menjadi lebih baik.
Kau begitu marah padaku. Tapi aku lebih takut pada murka Allah AzzaWaJalla. Tak apa kau begitu marah padaku, sampai kau putuskan hubungan ukhuwah kita.

Kau tak mau mengenalku lagi, inilah yang paling aku benci dari hubungan terlarang. Awalnya begitu indah. Akhirnya begitu rendah. Tak ada lagi keindahan yang ada hanya kebencian. Hingga aku tahu mengapa hubungan itu begitu terlarang. Kerana setelah keindahan itu hilang yang datang kebencian yang nyata, hilang pula ukhuwah Islamiyah di antara kita. 

Aku bersyukur, aku tersedar sebelum aku tersungkur...
Begitu bencinya kau padaku hingga masa dimana kau berkata, kau mencintaiku namun begitu menyakitkan aku tidak membalas cintamu.

Maafkan aku, aku lebih rela kehilangan cintamu daripada aku harus kehilangan cinta sejatiku, Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Perih ini menjalar begitu saja ketika kau sekat aku dari melihatmu walau sekadar dari kejauhan. Namun perih ini pasti akan di gantikan dengan yang lebih baik, itu janji-Nya. Daripada aku menanggung perih dalam siksa api nerakaNya kelak dengan bahagiaku di dunia...

Lebih baik aku menanggung perih sekarang dan aku akan mendapatkan yang jauh lebih baik, iaitu bahagia dengan pilihanNya dan bahagia dalam surgaNya. Kini aku tahu, mencintai memang sangat mudah, tapi untuk meraih cinta kadang sangat sukar. Maka aku mulai belajar untuk mencintai tanpa harus aku terima balik cintamu. Namun semua itu tak berlaku padaNya. Aku mencintaiNya. Dia lebih mencintaiku. Aku melupakanNya. Dia tetap memberiku kasih sayang. Ketidakadilanku padaNya membuatku semakin jatuh cinta padaNya. Sehingga aku mampu segera melupakanmu. 

Aku memang tak pernah tahu apa itu jatuh cinta, setelah aku kehilangan cintaku. Begitu pun dengan apa yang aku rasakan, telah lama aku kehilangan rasa, hingga aku tersedar dari kekakuanku. Aku benar-benar merasakan jatuh cinta. Terasa setelah aku kehilanganmu. Aku jatuh cinta pada Allah, aku begitu merindukanNya. Maafkan aku mantan kekasihku. Kerana aku telah jatuh cinta pada Kekasih Terindah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala.


Barakallahufikum...
Salam Terkasih...
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

No comments:

Post a Comment